Tag Archives: amsterdam

Assalamualaikum Europe!

Assalamualaikum Europe!

by Topan Rizki Utraden

Alhamdulillah sampai juga kaki ini ke benua Eropa dari tanggal 13-28 september 2016. Perjalanan semi solo karena di tengah perjalanan gabung teman beberapa hari. Saya sendiri mengambil jalur standar yang katanya buat pemula, start dari Roma dan berakhir di Amsterdam. Kali ini saya mau bercerita pengalaman saya singgah di rumah Sang Maha Agung, Dzat yang memberikan kesempatan saya untuk bernafas, punya kesempatan dan rejeki untuk bisa traveling mengabulkan impian saya selama ini akan benua Eropa. Ya, saya akan berbagi pengalaman saya mendatangi Masjid di setiap negara yang saya singgahi.

Awalnya, saya tidak merencanakan hal ini, dari sekedar keisengan menggali informasi akan maraknya berita soal aksi teror dibeberapa negara Eropa yang mengatas namakan agama. Berujung ketika negara pertama yang saya singgahi adalah Italy, negara yang identik dengan banyaknya gereja dan Vatikan sebagai pusat dimana pemimpin umat Katolik berada, saya menemukan ada sebuah masjid yang besar di kota Roma. Dan ternyata masjid ini adalah yg terbesar di Eropa secara luas bangunan. Kok bisa? Nah dari sini keingin tahuan saya bertambah, dan mulai mencari informasi setiap negara yang saya lewati minimal harus sekali singgah di Masjid, untuk melihat seberapa banyak sih komunitas muslim di Eropa.

Perjalanan “Berburu masjid di Eropa” ini seru juga, karena yang ada dibayangan saya mungkin masjid tidak selalu berbentuk bangunan dengan kubah. Ada beberapa masjid yang berbentuk hanya seperti ruko, bangunan restoran dan juga masjid yg dulunya bekas gereja katolik (Saya menyebutnya masjid hogwarts). Mulai dari berangkat sendiri ke masjid, ketemu traveler cewek asal Malaysia di kereta dan ujungnya Dia ikutan saya ke Masjid bareng. Kemudian ada cerita sampe masjid ternyata dikunci jadi ngga bisa masuk, lalu berjamaah hanya 6 orang dan di lain waktu berjamaah sampe ratusan orang, sampai dengan masjid yang hanya dikhususkan buat jamaah laki-laki saja.

Inilah cerita saya di 9 masjid di Eropa dalam 6 Negara perjalanan Eropa saya… cekidot!

  1. La Moschea di Roma (Italia)

prolog

Assalamualaikum Rome!

La Moschea di Roma.

Sekitar 30 menit dari pusat kota Roma dimana Masjid Roma ini berada. Dari stasiun Termini bisa naik metro jalur merah sampai stasiun Flaminio, kemudian berpindah ke jalur kereta FC3, turun di stasiun Campi Sportivi yg hanya 5 menit dari Flaminio. Ketika keluar kereta cari jalur keluar stasiun yang menyebrang rel, dengan naik tangga. Keluar pintu stasiun ke kiri dan masjid persis berasa di sampingnya. Masjid ini jadi masjid terbesar secara luas bangunan. Untuk kapasitasnya sendiri dapat menampung sekitar 12ribu jamaah.
Sayang, ketika saya berkunjung ke masjid ini, main prayer hallnya dikunci setelah jam 1 siang. Jadilah saya sholat dzhuhur di mushollah yang ada di lantai bawah dr prayer hallnya.

Saya bertemu kira2 kurang dari 10 orang muslim saat di sana, dan meski mereka terlihat bukan orang asli Itali tapi mereka berbicara bahasa Itali, termasuk Imam yang saya temui bernama Imam Samara yang berasal dari Tunisia dan sudah 30 tahun lebih tinggal di Itali. Pelukan hangat saya dapatkan darinya ketika diawal jumpa.
Dia bilang masjid ini punya 3 imam termasuk dirinya. Ketika saya bilang berasal dari Indonesia, dia berkata ada beberapa orang Indonesia yang sering datang untuk mengaji di sini.

 

2. Dzemat der Islamischen Gemeinschaft Luzern (Swiss)

lucerne

Assalamualaikum Lucerne!

Dzemat der Islamischen Gemeinschaft Bosniens Lucerne.
Ini adalah masjid ke-2 yang saya kunjungi dalam europe trip pertama saya. Letaknya sekitar 15 menit dari stasiun utama Lucerne, naik bis no 2 dan turun di Emmenbuckle Central.
Masjid ini menyatu dengan restoran. Ruang sholatnya cukup besar berlantai 2. Masjid ini dikelola muslim Bosnia. Selain itu masjid ini juga ada tempat belajarnya untuk anak-anak. — at Dzemat Luzern.

 

3. Mezquita Tariq Bin Ziyad Barcelona (Spanyol)

barcelona

Assalamualaikum Barcelona!

Mezquita Tariq bin Ziyad.
Masjid ke 3 di negara ke 3 yang saya kunjungi. Terletak di tengah kota Barcelona dekat la ramlah catalunya.
Saat itu saya keluar dari Metro stasiun Liceu. Bentuk masjid seperti seperti bangunan ruko yg diubah fungsi sebagai ruang sholat dua lantai. Tempat imam pun tepat di depan pintu masuk, jadi ketika berjamaah sedang berlangsung akan melewati samping imam. Dan masjid ini khusus laki-laki. — at Mezquita Tariq Bin Ziyad.

 

4. The Grande Mosquee de Paris (Prancis)

paris

Assalamualaikum Paris!

The Grande Mosquée de Paris.
Ini adalah masjid ke 4 di negara ke 4 dalam perjalanan europe trip saya kali ini. Masjid yang ada sejak 1926 ini merupakan balas jasa negara Prancis kepada para pejuang muslim yang ikut berperang saat WWI. Masjid ini dilengkapi institut keagamaan islam juga ada restoran di sudut bangunannya. Selain itu ada taman saat masuk ke dalam areal masjidnya. Kesini bisa dari naik kereta jalur C, turun di Paris d’Australitz. Jalan kaki kearah McD dan taman, ikuti jalurnya sampai di perempatan pertama sebelah kanan lokasi Masjid. Jangan terkecoh pada bentuk bangunan, karena itu hanya tampak belakang yang merupakan restoran Turki. pergilah ke arah belakang Masjid yang merupakan pintu masuknya.

— at Grand Mosque of Paris.

 

5. Grande Mosquee de Bruxells (Belgia)

brussels

Assalamualaikum Brussels!

Grande Mosquee de Bruxells.
Di negara ke 5, Belgia tepatnya di kota Brussels, sebuah masjid yang bisa menampung 2000 jamaah saat sholat jumat. Masjid dilengkapi ruang belajar keagamaan. Bentuk bangunannya bundar, jadi prayer hallnya pun disetiap ujung shafnya tidak bertembok cekung. Lantai 3 adalah main prayer hallnya, dan ada tangga ke atas lagi untuk jamaah perempuan beribadah disediakan juga mukenah. Di lantai dasar ada juga ruang sholat kecil (musholla) jika tidak ingin naik ke lantai atas. Penjaga masjidnya berasal dr Albania, dia mempersilahkan saya meninggalkan barang bawaan di sebuah kamar dan menguncinya. Brussels sediri mengingatkan saya pada Jakarta dalam sisi banyaknya perempuan yang berhijab di kota ini. Dari stasiun Bru-Noord naik bis no 61 turun di halte De Jamblinne de Meux kemudian jalan kaki 5 menit

— at Great Mosque of Brussels.

 

6. Westermoskee Ayasofya camii Amsterdam (Belanda)

amsterdam

Assalamualaikum Amsterdam!

Westermoskee Ayasoyacamii.
Dan di negara ke-6, Belanda tepatnya Kota Amsterdam jadi kota terakhir dalam perjalanan 16 hari europetrip saya. Masjid ini tepat dipinggir sungai. Terlihat sangat megah. Masjid ini baru saja selesai 2015 lalu, dalamnya sendiri belum penuh dengan ornamen kaligrafi arab.
Masjid ini terlihat sangat indah, sayapun betah berlama-lama duduk disebrang masjid memandangi dr kejauhan.
Dan di amsterdam sendiri banyak sekali masjid tidak seperti kota yang saya singgahi sebelumnya. Untuk ke sini dari Amsterdam central pake tram 17, turun di halte Amsterdam Witte de Withstraat. — at Westermoskee – Ayasofya Camii.
7. Taibah Jama Mosque Amsterdam (Belanda)

amsterdam-2

Assalamualaikum Amsterdam! (part 2).

Taibah Jama Mosque.
Banyaknya masjid di Amsterdam membuat rasa penasaran saya akan banyaknya jumlah komunitas muslim di sini. Ketika masuk waktu Ashar tadi saya sampai di depan Masjid Taibah, masjid ke-7 di Eropa dalam perjalanan saya. Tapi entah kenapa pintu masjid tertutup dan terkunci, bahkan tidak ada tanda2 kegiatan di dalamnya. Ke sini dr Amsterdam naik metro 53 turun di stasiun Kraaiennest. Dari turun kereta sudah terlihat masjid dari atas stasiun.
8. Moskee Taqwa Westpoort Amsterdam (Belanda)

amsterdam-3

Assalamualaikum Amsterdam! (part 3).

Moskee Taqwa Westpoort Amsterdam.
Jadi masjid ke-8 yang saya singgahi. Bangunan kotak dengan kubah dan dua tower di kiri-kanannya terbuat dari besi yang dibentuk sedemikian rupa. Masjid ada di lantai atas bangunan dan ruangan di bawah sebagai ruang serba guna. Saya ke sana ketika masuk waktu maghrib, hanya ada saya dan 5 orang lainnya termasuk imam. Sangat sedikit dibandingkan saat saya sholat dzuhur di Ayasofya amsterdam yang jamaahnya mencapai seratusan. Ke sini bisa diakses dengan bus 22 dan turun di Contactweg. Atau bisa juga naik kereta ambil jalur Metro 50 (hijau) dan turun di stasiun terakhir Isolatorweg. — at Moskee Taqwa.
9. Islamitische Stichting Nederland Fatih Moskee Amsterdam (Belanda)

amsterdam-4

Assalamualaikum Amsterdam (part 4).

Fatih moskee Rozengracht Amsterdam.
Masjid ini adalah masjid terakhir (ke-9) dan paling menarik yang saya singgahi dalam Europe trip ini. Masjid ini dulunya adalah sebuah gereja katolik. Kemudian diawal tahun 1980an dijual ke salah satu yayasan muslim Amsterdam. Masuk ke masjid ini seperti berada di dalam hall Hogwarts. Ke sini bisa naik tram 13 dan turun di Amsterdam Marnixstraat/Rozengracht. — at Fatih Moskee Rozengracht Amsterdam.

Semoga bermanfaat..syukron

https://www.facebook.com/aizawatopan